0

Mollucastimes.Com- Pembaca Mollucastimes.Com, kali Redaksi akan mengangkat mitos urban yang ada di Indoensia Timur. Ya.. Suanggi. 
Tentu pembaca pernah mendengar istilah Suanggi. Suanggi sering diindentikan dengan dukun jahat yang biasanya melancarkan santet bagi orang yang tidak disukainya. Menurut WR van Hoevell Suanggi adalah roh jahat pada seseorang yang memiliki kekuatan magis yang menyebabkan berbagai penyakit. 

Suanggi di Maluku sering diidentikan dengan penyihir (Dukun jahat) atau kanibal. Jika seorang dituduhkan sebagai Suanggi akan berakibat fatal, bagi mereka yang diduga terbukti menjadi Suanggi akan dibunuh dan mayat mereka akan dibuang ke laut. Sesungguhnya ada begitu banyak pandangan dan nama tentang suanggi. Pater Kirch menganggap suanggi sebagai manusia atau semacam manusia yang berkekuatan gaib atau jahat. 

Wilken, seperti dikutip Beekman, menyebut suanggi dengan suwangi atau swangi menjelaskan tentang seorang perempuan berkekuatan magis atau semacam hantu yang berhati dengki. Dalam pengembaraannya di Maluku dan Halmahera, hantu ini sering beraksi pada saat tengah malam dengan wajah seram dan kepala yang bersayap hendak mencari korban. Untuk orang Maluku, Suanggi terkenal dengan ritual mistiknya, yakni menari ditengah bulan purnama. Orang Manggarai sendiri memakai kata suanggi untuk membedakannya dari poti (iblis/roh jahat). Suanggi bisa merasuki siapa saja, tanpa pandang buluh. Korban yang dirasuki akan meninggal dengan cara-cara yang kadang kala tidak masuk akal. Ada yang sakit tanpa penyakit yang jelas. Ada pula yang mengalami gangguan jiwa, depresi, hingga akhirnya meninggal dalam situasi yang tak wajar. 

Tidak cukup banyak data yang saya capai untuk mencari tahu asal muasal suanggi. Namun setidaknya, term ini masih berhubungan erat dengan iblis dan roh jahat. Suanggi lebih dihubungkan dengan seorang tukang sihir (witch atau sorcerer). Bisa dikatakan, setan yang bersekutu dengan manusia. Roh jelmaan itulah yang belakangan dianggap sebagai suanggi. Itu berarti, istilah suanggi sendiri mesti dilepaspisahkan dari istilah setan atau roh jahat.  walaupun pada dasarnya cara kerja roh jahat tak bisa dilepaspisahkan dari manusia. Suanggi umumnya hanya dikenal di Indonesia Timur, seperti Propinsi NTT, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua. 

Hendricus Mutter, ketua tim pemandu Ekspedisi Jurnalis ke Carstensz 2015 berbagi banyak cerita pengalamannya dengan orang Papua. Khususnya mereka yang ada di pedalaman, seperti dari Desa Sugapa dan Ugimba. Tak ayal, dirinya sudah sejak tahun 2013 menjadi pemandu bagi para pendaki yang mau mendaki Puncak Carstensz dan sudah akrab oleh masyarakat di sana. 

"Mereka itu takut sama setan. Saya pernah iseng mau cerita setan hantu eh malah diomelin. 'Jangan cerita nanti dia (Suanggi) datang!', begitu katanya," ujar Hendricus sembari tertawa. 

Untuk masyarakat Papua, Suanggi dapat menjelma menja di bola api yang dapat terbang menyasar korbannya. 

Untuk Propinsi Maluku Utara, tepatnya di Tobelo , kabupaten di Pulau Halmahera , arwah perempuan jahat hadir seba gai Suanggi. Rohnya berwujud perempuan cantik pada Februari 2004. Suanggi, menghantui wilayah Tobelo selama sekitar dua bulan. Suanggi berwujud wanita cantik yang akan mengincar pria hidung belang. Dia (Suanggi) melancarkan serangannya dengan menggoda para pria hidung belang, dan saat para pria terjerat dan ingin melakukan hubungan intim, Suanggi akan menyerang dan menghabiskan alat kelaminnya (Pria hidung belang). Kehadiran Suanggi memberikan aroma mistik yang menakutkan bagi masyarakat Tobelo, dan beberapa tempat di Maluku Utara. Masyarakat setempat saat itu enggan untuk keluar rumah terlebih jika hari sudah larut malam. 

Di Nusa Tenggara Timur sendiri, sosok suanggi sendiri dikisahkan sebagai wanita tua yang dengki terhadap masyarakat sekelilingnya. Diceritakan tahun 1895,di sebuah kampung di nangaroro,kab.nagekeo,NTT,hiduplah seorang nenek yang sangat cantik nan rupawan.Tapi,dibalik kecantikan wajahnya,ada tersembunyi suatu kedengkian di hatinya. Ia selalu merasa iri dan dengki terhadap orang yang mempunyai kelebihan yang lebih dari dirinya,entah harta maupun ilmu pengetahuan. Suatu hari,ada seorang bapak sekaligus tetangganya yang pulang memancing dan mendapatkan banyak ikan.Pada sa'at itu juga hatinya mulai iri terhadap bapak itu. 

Akhirnya dia mencari cara agar seorang bapak itu tidak akan mendapat ikan sama sekali sesudah pulang memancing.Tidak kehabisan akal,diapun pergi kehutan dan menyembah sebuah pohon yang amat besar selama 40 hari agar mendapat ilmu sihir dari penunggu pohon besar itu.Akhirnya usaha yang ia lakukan itu berhasil,sa'at ia mau bergegas pulang,dia mendengar suara dari pohon itu,''Pulanglah kerumahmu,pada sa'at malam nanti,rohmu harus keluar '' Kata pohon itu,dan dia pun manjawab: ''Baik''.Dan ia pun pulang kerumah. 

Sesampainya di rumah,tingkah lakunya mulai aneh,tapapan matanya pun kemerah-merahan bagaikan iblis. Malam pun tiba,disa'at semua warga tidur,ia pun mempraktekan ilmu sihir yang didapatkannya dari hutan. Sa'at ia mempraktekan ilmu sihirnya,tiba-tiba lehernya di kayak dicekik,dia pun berteriak kesakitan,akhirnya semu warga trbangun dan pergi kerumahnya dan menghampirinya. Sesampainya warga dirumahnya,warga pun melihat ia mati secara mengenaskan,seorang warga mengatakan ia belajar ilmu sihir lalu salah mempraktekanya, warga pun sepakat akan memberi namanya Suanggi. Rohnya akan bergentayangan mencari mangsa dimalam hari,sepertiyang dikatakan pohon besar yang di sembahnya.  (MT)

Tonton Video Terkait : 




Posting KomentarBlogger

 
Top