0

Langgur, Mollucastimes. Com- Pemerintah Daerah dan Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara dituding gagal meningkatkan mutu perikanan padahal potensi sumber daya laut di daerah berjuluk "Larvul Ngabal" ini sangat menjanjikan dari aspek ekonomi dan bisnis.

"Potensi sumber daya laut kabupaten malra sangat menjanjikan, bukti sampai saat ini masih banyak orang yang berburu posisi menggarap potensi bahari tersebut, namun oleh pemerintah hal ini belum diperhatikan dengan baik sehingga menimbulkan kesan tak peduli,"Protes Ketua DPD KNPI Kabupaten Malra, Jemmy Renyut kepada Mollucastimes. Com, Kamis (18/8/2016) di Langgur, Maluku Tenggara, Maluku.

Dikatakan, Kabupaten Maluku Tenggara dianugerahi laut yang luas dengan segala potensi sumber daya perikanan yang seharusnya dapat dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan 
masyarakat dengan menyiapkan infrastruktur pendukung ekonomi para nelayan yang permanen.

“Sektor Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Malra perlu dipoles untuk menunjang usaha mikro masyarakat nelayan di Kabupaten yang terkenal dengan semboyan Ain ni Ain ini. Pencapaian tersebut membutuhkan kesadaran bersama antara pemerintah, masyarakat dan para investor,"ungkapnya.

Menurutnya, untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, ada empat hal pokok yang harus ditempuh sebagai target tujuan investasi yakni, kesejahteraan masyarakat bisa tercapai, adanya iklim investasi yang positif, dan eksport serta pajak yang cukup.

"Empat point tersebut jika diperhatikan dengan baik maka daerah ini akan berkembang lebih maju. Faktor keamanan menjadi sangat penting dan prioritas untuk diperhatikan. Jika kondisi daerah stabil dari sisi keamanan maka investor juga akan tertarik untuk menanamkan modal usahanya di Kabupaten Malra,"tandasnya.


Dirinya berharap kedepannya ada perhatian yang serius dari Pemda Malra dengan merangkul para investor untuk menunjang aktifitas nelayan yang ada di Kabupaten Malra. (MT-03)

Posting KomentarBlogger

 
Top