0

Piru, Mollucastimes.Com - Memeriahkan hari kemerdekaan RI ke 71 Sekelompok Pemuda Desa Iha-Kulur, Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang tergabung dalam komunitas Rumah Inspirasi,membangun perpustakaan Desa. Kamis (18/08/2016).

 Peresmian perpustakaan bertema "Memerdekakan diri dengan buku" dilaksanakan di gedung TPQ Desa Iha-Kulur.  Turut hadir dalam peresmian tersebut Pejabat Kepala Desa Iha-kulur, Hasan Kaisupy, Pengelolah TPQ, Yassa Selan, Perwakilan Dewan guru SMP Negeri 2 SBB beserta  Siswa-Siswinya, Perwakilan Dewan Guru SD Inpres Iha Kulur serta tokoh Masyarakat Desa.

"Perpustakaan Desa adalah salah satu program perdana Rumah Inspirasi yang  bertujuan menyediakan sarana belajar umum kepada masyarakat sekaligus dalam upaya memperluas cakrawala informasi dan komunikasi antar masyarakat serta mendorong terbentuknya reading society, learning society dan knowledge based society di desa Iha-Kulur"  Ujar Ketua Rumah Inspirasi Desa Iha-Kulur, Fahrul Kaisuku yang juga merupakan wartawan Mollucastimes.Com, (Kamis,(18/08).

Fungsi utama dari perpustakaan desa ini sebagai layanan bahan pustaka dan informasi kepada masyarakat untuk pendidikan, informasi serta menjadi bagian integral dari kegiatan pembangunan desa.

Jumlah yang ada pada “Rumah Pintar” sebayak 245 buah buku , Al-Qur'an sebanyak 20 buah,  serta Iqra sebanyak 15 buah. Keseluruhan koleksi yang diperoleh adalah hasil penggalangan dari beberapa komunitas di Kota Ambon.

"Jumlah buku yang kami koleksi tidak sebanding dengan kuota partisipasi masyarakat. kami akan berusaha mengabulkan harapan masyarakat terutama tenaga pendidik  di desa Iha Kulur untuk menambahkan koleksi sesuai permintaan,"tutur Kaisuku.

Sementara itu, Amaluddin Putuhena, Salah satu staf pengajar SMP N 2 SBB, ketika dimintai tanggapannya mengatakan, ide kreatif ini sangat membantu pihaknya dalam melaksanakan tugas pembelajaran disekolah. hal ini mengingat waktu belajar anak didik di sekolah hanya kurang lebih tujuh jam, selebihnya akan dipulangkan dan begabung dengan masyarakat. dengan perpustakaan yang dibangun di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi rumah ketiga para siswa-siswi setelah sekolah sebagai rumah kedua.

"Cukup membantu pihak sekolah yang ada di desa ini. kami akan mengarahkan anak didik untuk bertandang ke rumah Inspirasi  untuk menyelesaikan tugas pekerjaan rumah dari sekolah" Tegasnya.

Pihak pemeintah desa, Hasan Kaisupi membuka sambutannya mengatakan, Membaca adalah sarana meraih ilmu serta jendela dunia. Mulai dari rajin membaca buku pelajaran, buku novel, koran terlebih membaca Al Quran adalah upaya pembinaan internal. 

"Jangan sampai waktu justru habis untuk hal sia – sia dan akhirnya jarang membaca" Tegas kaisupy.

Selaku Pejabat Kepala Desa Iha dirinya  memberi apresiasi kepada pengurus Rumah Inspirasi.Tidak tanggung tanggung, pihaknya berjanji akan meberikan bantuan kepada rumah inspirasi jika sistem pengelolaan dinilai baik. dirinya juga akan berkonstribusi melalui koordinasi dengan perpustakaan wilayah kabupaten SBB untuk mendatangkan buku dan fasilitas lainnya.

"Kita mencoba melayani semaksimal mungkin demi tercapainyapola fikir masyarakat yang konseptual dan tidak meraba-raba dalam membaca. Kehadiran Rumah Inspirasi ini sungguh sangat membantu, kami tidak tanggung-tanggung membantu jika pengelolaanya baik"tegas Kaisupy. (MT-04)

Posting KomentarBlogger

 
Top