0
Ambon,MollucasTimes.Com-Maluku dapat dikatakan sebagai Indonesia Mini  yang dapat dilihat dari ciri, karakteristik, maupun tantangan yang dihadapi, karena berbentuk suatu kepulauan yang dikelilingi oleh perairan.

Demikian diungkapkan Gubernur Lemhanas RI, Letjen TNI Purn. Agus Suyono, usai melakukan tatap muka Peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Lemhanas RI dengan Pemerintah Kota Ambon, Selasa, 10/10/17 di Balai Kota Ambon.

“Dengan karakteristik yaitu daerah kepulauan, menjadikan Maluku memiliki tantangan luar biasa  untuk melakukan pemerataan pembangunan di segala lini kehidupan,” akunya.

Diakuinya, hal paling menarik yang dinilainya adalah tantangan Maluku dalam menyelesaikan konflik horisontal 1999 lalu.

“Terus terang kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku khususnya Pemerintah Kota Ambon karena mampu memulihkan kondisi masyarakat yang heterogen ini akibat konflik. Tidak tersisa sedikitpun peninggalan konflik, karena seluruh masyarakat menyadari sungguh bagaimana hidup berdampingan dengan aman,” jelasnya.

Menurutnya demokrasi , toleransi dan kebahagiaan di Maluku menempati urutan tertinggi di Indonesia.

“Ini merupakan prestasi luar biasa yang diperoleh karena kearifan lokal  masyarakat Maluku secara keseluruhan. Bahkan kearifan lokal tersebut lebih tinggi dari peradaban sehingga harus menjadi teladan bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Suyono mengharapkan apa yang telah diraih oleh Maluku  maupun Kota Ambon dapat dipertahankan.

“Para pemangku kepentingan maupun para pejabat di Maluku dan Kota Ambon harus belajar dari pengalaman masa lalu, sehingga tidak lagi terjerumus melakukan kesalahan yang sama. Sebaliknya meningkatkan prestasi yang telah diraih sebelumnya,” tegasnya. (MT-09)

Posting KomentarBlogger

 
Top