0
Ambon,MollucasTimes.Com-Dalam rangka meningkatkan dukungan industri dalam negeri serta mengoptimalkan  penerimaan negara di bawah naungan  pelayanan  dan pengawasan Bea Cukai, 5 perusahaan di Kota Ambon mendapat penghargaan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Ambon.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Ambon, Yanti Sarmuhidayanti, di sela Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi & Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, Selasa 15/05/18.

“Kelima perusahaan tersebut diantaranya UD. Inti, yaitu  penghargaan kepada perusahaan dengan tingkat kepatuhan tinggi. Selanjutnya PT. Pertamina yang mendapat penghargaan sebagai pengguna jasa dengan jumlah pemberitahuan import barang (PIB) terbanyak sekaligus penghargaan ketiga yaitu sebagai pengguna jasa penyumbang penerimaan negara terbanyak. Sedangkan penghargaan keempat diberikan kepada perusahaaan dengan jumlah PIB terbanyak yaitu PT. Maluku Prima Makmur. Yang kelima  adalah perusahaan penyumbang devisa terbanyak yaitu Citic Seram,” paparnya.

Selain memberikan penghargaan, pihaknya juga memberikan setifikat kepada sejumlah perusahaan yang mengikuti pelatihan.

“Pelatihan ini kami lakukan terkait dengan gambaran umun mengenai ekspor kemudian bagaimana tata cara ekspor hingga hal-hal teknis lainnya. Harapan kami, dengan mengikuti pelatihan ini para pengguna jasa dapat melakukan ekspor sendiri dari Maluku,” akunya.

Sertifikat yang diberikan berdasarkan penilaian keaktifan  peserta dalam pelatihan.

“Ada tiga perusahaan yang kami nilai dalam pelatihan ini cukup aktif sehingga kami  memberikan urutan. Urutan pertama adalah PT. Harta Samudera, urutan kedua Maluku Prima Ambon, urutan ketiga PT.Pelaku. Selain itu ada juga Puskopalanud AU, PT. Kamboti, Air Asia Bali, PT. Cemerlang Laut Ambon, PT Meratus Citiline serta CV. Katsuo,” rincinya.

Dirinya mengharapkan kedepan dengan diberikannya penghargaan maupun sertifikat kepada sejumlah pengguna jasa tersebut, seluruh pengguna jasa yang ada di Kota Ambon maupun di Maluku dapat meningkatkan intensitas pelayanan serta  mampu melakuan kegiatan ekspor.

“Sehingga dengan demikian dapat mengoptimalkan  penerimaan negara,” pungkasnya. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top