0
Ambon,MollucasTimes.Com-Dalam rangka menjadikan hidup lebih bermakna, umat Kristiani harus memetik minimal tiga pelajaran positif  dari makna Bulan Ramadhan.

Hal ini dikatakan Uskup Diosis Amboina, Mgr.P.C Mandagi,  menanggapi akan dilaksanakannya Puasa  bagi umat Muslim dalam Bulan Ramadhan yang jatuh pada hari Kamis, 17 Mei 2018 besok.

Diakuinya, umat Kristiani  perlu menarik pelajaran tentang hal berpuasa dari umat Muslim.

“Mengapa saya mengatakan hal ini, sebab ada tiga hal positif yang dapat dijadikan pelajaran dalam hal berpuasa,” akunya.

Dirincikannya, hal positif pertama  adalah mati raga. Menurutnya hal ini penting bagi kehidupan  sebagai pembelajaran untuk hidup 'sehat'.

"Mati raga adalah mati dari rasa lapar, keinginan lain, mati dari pikiran-pikiran dosa. Mati raga memungkinkan kita untuk berpuasa bukan hanya terhadap makanan tetapi juga hal lainnya terutama menyehatkan  pikiran,"  katanya.

Hal kedua adalah banyak berdoa.

“Dengan puasa akan lebih banyak waktu  berdoa, bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan kehidupan kepada kita. Hal  ketiga dengan berpuasa kita bisa berbuat baik kepada sesama dengan bersedekah,” paparnya.

Menurutnya ketiga hal ini jika dilakukan oleh kita, maka secara otomatis kehidupan akan lebih bermakna.

Selain itu, dalam memasuki bulan Ramadhan yang jatuh pada hari Kamis besok, dirinya menghimbau seluruh umat wajib untuk menghormati pelaksanaan ibadah Puasa bagi kaum Muslim.

“Sebagai umat beragama kita wajib menghormati agama lainnya, khususnya umat Muslim yang akan memasuki bulan suci Ramadhan ini,” katanya.

Mandagi mengharapkan selama  bulan Ramadhan ini dapat dilalui dengan baik oleh seluruh umat Muslim yang ada di Kota Ambon maupun di Maluku bahkan di seluruh dunia.

“Semua berharap ada ketenangan, kedamaian, rasa toleransi yang tinggi diantara umat beragama, sehingga bulan Ramadhan dapat dilalui dengan baik bahkan sampai pada Hari Raya Idul Fitri nanti,” tutupnya.  (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top