0
Ambon,MollucasTimes.Com-Terkait aksi teroris yang terjadi di Surabaya pada hari Minggu 13 Mei 2018, umat Kristiani tidak boleh menyalahkan umat Muslim.

Hal ini diungkapkan Uskup Diosis Amboina, Mgr.P.C Mandagi, usai kegiatan Bakumpul Bacarita Kamtibmas bersama Polda Maluku, Rabu 16/05/18.

“Kenapa saya katakana demikian, sebab  semua agama  termasuk agama Muslim tidak pernah mengajarkan kekerasan apalagi melakukan aksi bom bunuh diri seperti yang terjadi pada hari minggu kemarin,” akunya. 

Ditambahkannya, aksi pemboman tersebut merupakan  perbuatan tidak berperikemanusiaan  yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki agama.

“Hanya orang yang tidak beragama saja yang melakukan hal tersebut.Tuhan itu adalah kasih bagi semua umat manusia. Semua yang diajarkan adalah hal yang baik, mengasihi satu dengan yang lain, hidup rukun dan damai. Alangkah indahnya dunia jika semua hal yang baik dilakukan oleh kita semua, maka kedamaian akan tercipta dimana-mana,”jelasnya.

Dirinya mengharapkan agar seluruh umat  berdoa meminta Tuhan mengaruniakan rasa cinta kasih sehingga jalan damai terbuka bagi semua umat.

Disisi lain, Mandagi  meminta agar seluruh masyarakat Maluku maupun di Kota Ambon tetap menjaga situasi keamanan.

“Keamanan akan tercipta bila kita semua bergandeng tangan untuk menciptakannya. Saya percaya dengan tuntunan Tuhan, kita semua berada dalam kedamaian,” pungkasnya. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top