0
Ambon,mollucastimes.com-Sebagai salah satu persyaratan menunaikan Ibadah Haji, maka faktor Istitha'ah Kesehatan harus dilengkapi oleh Jemaah Haji.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy,  di sela Sosialisasi Istitha'ah Kesehatan Jemaah Haji, Senin 27/08/18.

"Persyaratan ini merupakan aturan yang harus dilaksanakan oleh Jemaah Haji melalui bimbingan dari Pusat Haji Kementerian Kesehatan selama dua tahun sebelum menunaikan Ibadah Haji. Pembinaan tersebut untuk mengetahui sejak dini penyakit yan diderita sehingga dapat diobati  lewat Istitha'ah sebelum melakukan Umroh. Jika mereka tidak lolos Istitha'ah, tidak bisa naik Haji," katanya menegaskan.

Pelupessy menjelaskan, faktor kesehatan sangat penting bagi Jemaah Haji.

"Selain keuangan, faktor fisik dan kesehatan sangat memegang peranan penting. Contohnya untuk Sahi saja, Jemaah Haji harus berjalan dengan suhu lebih dari 40 derajat. Jadi, kalau tidak siap fisik maupun mental maka mereka tidak dapat mengikuti Umroh dengan baik. Harus diuji ketahanan fisik,  mengukur nadi serta detak jantung pasalnya dari pengalaman Jemaah Haji tahun kemarin masuk dalam resiko tinggi. Makanya jauh hari mereka harus dipersiapkan," jelasnya.

Dicontohkan, jika ada Jemaah Haji yang memiliki penyakit menular seperti TBC, akan dilakukan pemeriksaan minimal selama 6 bulan.

"Mereka harus berobat karenanya dari awal kita siapkan pengobatan. Jika tidak, dipastikan sampai di Makassar mereka akan dipulangkan karena tidak Istitha'ah. Lebih jauh lagi Saudi Arabia tidak menginginkan adanya penyakit menular masuk ke negara mereka. Selain TBC,  Meningitis juga akan dilakukan imunisasi," demikian dokter gigi cantik ini.

Dirinya berharap agar Jemaah Haji bisa mengikuti aturan dengan baik.

"Setelah ini, kita akan kembalikan mereka ke wilayah kerja Puskesmas dimana mereka tinggal sehingga pemantauan lebih intens," pungkasnya. (MT-01)


Posting KomentarBlogger

 
Top