0

Ambon,mollucastimes.com-Dalam upaya membantu proses pemulihan masyarakat akibat bencana tsunami yang terjadi di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah  akhir september 2018 lalu, Pemkot Ambon telah mengirimkan 24  relawan.

Hal ini ditegaskan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkot Ambon, Romeo Soplanit SH, MH Rabu 10/10/18.

"Sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri  Tjahyo Kumolo kepada  seluruh kepala daeraj di Indonesia guna membantu proses pemulihan masyarakat Donggala maka Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy SH menyambut baik bahkan menyikapi hal tersebut dengan membentuk Satgas relawan Donggala," jelas Soplanit.

Dikatakan, sebanyak 24 orang tergabung dalam Satgas relawan Donggala telah diberangkatkan pada hari Minggu 7 Oktober 2018 lalu.

"24 orang tersebut masing-masing terdiri dari Tagana 5 orang, Pemadam Kebakaran 10 orang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah 4 orang, Satuan Polisi Pamong Praja 4  dan Dinas Kesehatan berupa Dokter dan tenaga medis 4 orang yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon, Edwin Pattikawa," jelasnya.

Diakui Soplanit, tugas Satgas relawan selama satu pekan di Donggala diharapkan dapat membantu proses pemulihan masyarakat.

"Pemkot menugaskan mereka selama satu minggu disana, namun jika dilihatdan dirasakan masih membutuhkan tenaga mereka maka waktu satu minggu akan diperpanjang," ungkap Soplanit.

Dari Ambon, lanjutnya, Satgas relawan ini melaporkan diri kepada Satgas Pusat di Palu dan kemudian akan mendapat petunjuk selanjutnya dalam menangani berbagai hal.

"Mereka akan terus melaporkan perkembangan yang terjadi selama disana sehingga dapat terpantau oleh Pemkot. Selain itu, kita juga menghimbau kepada masyarakat Kota Ambon maupun Maluku untuk terus berdoa dan beriktiar demi pemulihan di Donggala. Bahkan juga bagi keselamatan seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai bencana alam," pungkasnya. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top