0
Ambon,mollucastimes.com-Guna mendukung serta membantu para korban tsunami
di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah sekelompok anak muda Hatukau Batu Merah menggelar konser musik amal bertajuk Dukamu Adalah Duka Kami, di Posko Pemuda Hatukau Negeri Batu Merah, Rabu malam 10/10/18.

Menurut pencetus ide, Syahrial Nurlette, dirinya merasa terpanggil untuk membantu para korban terutama anak-anak muda yang menjadi korban bencana alam tsunami di Palu.

"Ada hati yang teriris ketika melihat bagaimana kondisi daerah Donggala di Palu porak poranda akibat terjangan tsunami akhir September 2018 lalu. Bagaimana keadaan anak muda yang harus mencari tempat perlindungan, kehilangan harta benda bahkan kehilangan identitas diri. Saya berpikir, kami anak muda di Ambon tidak mengalami hal demikian namun perlu memiliki hati kasih untuk bersama menanggung derita mereka," ungkap lelaki yang akrab disapa Al ini.

Dengan ide yang ada di pikirannya, Al kemudian mengumpulkan beberapa sahabatnya untuk berembuk.

"Kebetulan kami memiliki sanggar yang didalamnya terdapat peralatan musik, kami kemudian sepakat untuk menggelar sebuah konser musik amal lagipula  kegiatan konser itu tidak membutuhkan biaya apapun. Yang paling menyentuh hati adalah semangat sahabat-sahabat saya untuk meresponi hal ini secara positif," ceritanya.

Dikatakannya melalui konser musik amal ini, Pemuda Hatukau ingin katakan kepada para pemuda di Donggala, Palu bahwa mereka tidak sendirian.

"Itu yang ingin kami sampaikan kepada teman-teman yang mengalami bencana alam tsunami di Palu dan sekitarnya bahwa kalian tidak sendiri, kalian masih memiliki banyak pemuda lain di Indonesia yang siap membantu kalian termasuk kami Pemuda Hatukau Batu Merah di Ambon, Maluku. Yang terpenting kalian harus sabar, tawakal kepada Allah SWT pasti ada jalan bagi kalian," katanya trenyuh.

Al mengatakan, pihaknya berencana menggelar konser musik amal ini selama tiga hari.

"Hari ini yang pertama dan sudah terlihat antusias pemuda sekitar kami. Mereka berduyun-duyun datang dan menyaksikan konser. Bahkan ada juga yang membawa sumbangan berupa makanan dan pakaian serta uang," jelasnya.

Ditambahkan uang yang terkumpul hari pertama sebanyak Rp.3.647.500,-

"Seluruh bantuan akan kami kirimkan bagi para korban. Inilah bentuk kepedulain kami terhadap para korban tsunami Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Semoga mereka bisa menikmatinya dan kembali dipulihkan sehingga mampu melangkah menggapai cita-cita masing-masing," tutupnya. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top