0
Ambon,mollucastimes.com-Dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia yang profesional sebagai generasi penerus maka perlu sejak dini karakter anak lewat golongan darah.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana (PPKB) Kota Ambon, Ir. Welly Patty, M.SI di sela Sosialisasi  Mengenal Karakter Anak Dari Golongan Darah Sekaligus Pemberian Insentif Kepada Kader Posyandu di Kota Ambon, Kamis 20/12/18.

"Mengetahui karakter anak lewet golongan darah merupakan sebuah tradisi tetapi mengetahui karakter seseorang berdasarkan golongan  darah tidak mutlak dimiliki orang bergolongan darah tertentu akan tetapi ada kecenderungan yang menjadi pembawaannnya," aku Patty.

Dikatakan, ada tiga tujuan mengenal anak dari golongan darah yang harus menjadi perhatian bersama.

"Tujuan pertama adalah bagaimana  mengenal anak dari golongan darah, kemudian agar para ibu, guru maupun kader posyandu memiliki pengetahuan khusus bagaimana mencerdaskan anak sejak dalam kandungan. Sebab dari dalam kandungan anak sudah mempelajari  apa yang terjadi di luar. Yang ketiga agar para orang tua, guru serta kader dapat memahami serta mengarahkan anak
sesuai bakat agar masa depan menyenangkan  dan membahagiakan," jelasnya.

Sementara itu kegiatan sosialisasi merupakan bentuk kerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Ambon.

"Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas PPKB Kota Ambon  bekerjasama dengan PKK Kota Ambon dan telah dilakukan beberapa kali. Selain melibatkan kader PKK juga guru PAUD maupun orang tua. Sehingga baik ibu di rumah, guru di sekolah maupun kader bisa mendidik anak sesuai dengan golongan darah," papar Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Iffah Syarif di tempat yang sama.

Sosialisasi tersebut dibarengi dengan pemberian insentif kepada para kader Posyandu di Kota Ambon. Terkait hal ini,  Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy SH yang membuka sosialisasi mengatakan kegiatan ini  penting untuk  mengenal karakter anak dari golongan darah selain itu juga memperhatikan kader Posyandu yang ada.

"Pemerintah Kota Ambon sangat memberikan perhatian kepada kader Posyandu yang bekerja tanpa pamrih. Mereka ini bisa disebut Volunteer atau yang bekerja secara sosial. Namun, Pemkot dengan anggaran yang ada ingin mengapresiasi kinerja kader Posyandu melalui insentif," akunya.

Dirinya berharap insentif ini dapat menjadi dorongan dan semangat bagi para kader untuk tetap melayani di pos pelayanan masing-masing.

"Kita akan berupaya agar insentif ini bisa bertambah sesuai dengan kemampuan  keuangan daerah sehingga kesejahteraan kader juga dapat ditingkatkan," pungkasnya.

Sosialisasi ini menghadirkan 2 nara sumber ,Eva Dipanti dari Lembaga Cerdas  Cemerlang dan Nova  Makatita  dari Lembaga Riset  Golongan  Darah Dunia. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top