0
Ambon,mollucastimes-Guna mengurangi resiko bencana di sekolah, perlu dilakukan strategi penanggulangan resiko sehingga membudayakan kesiapsiagaan menghadapi bencana khusus di sekolah .

Hal ini diungkapkan Pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Drs. Demmy Paays, MS.I di sela Pelatihan Unit Siaga Bencana Sekolah (USI BELA)  bagi siswa SMP se-Kota Ambon, di SMP N 6 Ambon Kamis 06/12/18.

"Secara umum, strategi penanggulangan resiko bencana ini harus membudaya di tengah masyarakat. Sehingga semua level memahami bagaimana dan apa yang harus dilakukan jika tiba-tiba datang bencana. Selain instansi, organisasi, baik pemerintah maupun swasta maka pihak sekolah juga perlu memahami hal ini mengingat kondisi Kota Ambon yang rawan terhadap bencana seperti gempa," cetusnya.

Menurutnya sekolah merupakan salah satu sarana efektif memberikan sosialisasi kesiapsiagaan.

"Lewat para siswa mereka dapat menyampaikan hal ini juga kepada keluarga, teman maupun orang sekeliling sehubungan dengan  kesiapsiagaan bencana. Khusus bagi siswa di sekolah, pelatihan unit siaga bencana ini perlu menjadi perhatian sehingga jika terjadi bencana secaratiba-tiba, siswa sudah dapat mengantisipasinya," jelas lelaki berkacamata ini.

Dikatakan siswa harus tangguh dalam menghadapi bencana sesuai dengan UU Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

"Perkuat ketahanan diri menghadapi bencana sebab bencana datang tidak pernah mengetuk pintu lebih dulu. Tetapi dengan kekuatannya bencana mampu menghancurkan apa saja yang ada. Pelatihan ini juga sebagai wujud nyata dari pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat secara umum sesuai dengan regulasi tentang Penanggulangan Bencana. Karena itu, saya  berharap pelatihan ini dapat diikuti dengan serius sehingga menjadi pedoman kedepan," paparnya.(MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top