0
Ambon,Mollucastimes.Com- Dua jembatan "darurat" yang berlokasi di Negeri Amahusu dan Negeri Nusaniwe -Erie, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon menuai sorotan warga. Pasalnya jembatan yang dibangun sejak tahun 2012 itu, hingga kini belum sepenuhnya rampung. 
Bagaimana tidak, ruas jalan jembatan ini sangat mengkhawatirkan pengguna jalan dan warga sekitar akibat dari belum adanya pengaspalan jembatan tersebut, sehingga berdampak pada resiko kecelakaan, serta dampak debu yang bisa mengganggu aktifitas warga terutama dari segi kesehatan.

Dibangunnya jembatan tersebut sudah sangat memberikan akses jalan dan jembatan yang baik. Namun, belum juga dilakukan pengaspalan, yang akibatnya pada siang hari, debu dari ruas jalan tersebut sangat mengganggu aktifitas warga sekitar, sementara musim penghujan air membawa timbunan pasir yang digunakan menutup lubang pada jembatan sehingga membuat pengendara motor maupun mobil mengeluh. Warga sekitar menyebutnya dengan Jembatan Hitam Putih(JHP).

Menyikapinya, Protes keras dialamatkan oleh anggota DPRD Kota Ambon, Yusuf Latumeten. Kepada Pemerintah Provinsi Maluku khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi. Dia menuding Dinas PU Propinsi sengaja membiarkan hal itu terjadi.

. "Kita tahu bersama, jembatan selesai dikerjakan diikuti pengaspalan. Selama 4 tahun kondisi ini dibiarkan dan sudah banyak memakan korban orang kecelakaan karena terjatuh dari motor akibat licinnya jalan dan banyaknya lubang. Hal ini jangan terus dibiarkan karena sangat mengganggu aktivitas masyarakat semenanjung Nusaniwe," tandasnya saat ditemui Mollucastimes.Com, Senin (30/5). 

Hematnya, Pemprov tak harus tutup mata dengan kondisi yang ada pasalnya jalan dan jembatan tersebut merupakan akses menuju semenanjung Nusaniwe yang merupakan icon pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestic dari luar Maluku. 

"Konsep Pemkot untuk membangun Kota Ambon dari sisi pariwisata tidak sepenuhnya didukung oleh pemprov. Jika orang datang ke Ambon, yah datang juga ke Maluku. Bagaimana ceritanya kalau pemprov tutup mata dengan kondisi jalan dan 2 jembatan yang belum diaspal?,"ungkapnya kesal.
Dirinya berharap sesegera Dinas PU Propinsi Maluku menyelesaian pengaspalan 2 jembatan yang ada sehingga tidak terus menerus menjadi persoalan pelik di tengah masyarakat. (MT-03)

Posting KomentarBlogger

 
Top