0

Mollucastimes.Com- Pembaca Mollucastimes, Pernahkah kamu merasa begitu lelah mencintai seseorang?  Kamu berjuang sepenuh hati untuk bisa melakukan yang terbaik untuknya.  Kamu sudah mengorbankan banyak hal untuknya.  Namun, ia tak peduli dan justru melukaimu.

Mencintai seseorang yang tak peduli pada diri kita itu memang berat. Kita sudah berkorban banyak hal tapi sedikit pun ia tak pernah coba mengerti. Kalau sudah begini, apakah harus mempertahankannya atau baiknya menyudahi semuanya?

Sampai Kapan Mau Mengorbankan Perasaan?

Mencintai seseorang memang butuh pengorbanan. Tapi jangan sampai pengorbanan itu malah berujung luka di hatimu. Kalau selama ini pengorbananmu tak dihargai sama sekali olehnya, mending kamu pikir ulang lagi, deh. 

Apakah kamu akan terus mempertahankannya atau mulai melepasnya?

Hanya dirimu dan hatimu sendiri yang paling bisa memahami sampai kapan kamu bisa bertahan. Mencintai seseorang tak semestinya membuatmu selalu berurai air mata. Kalau tak ada kebahagiaan dan kenyamanan yang kamu dapat dari mencintainya, sepertinya inilah saatnya untuk melangkah mundur.

Kamu Bisa Mencintai, Kamu Pun Berhak Dicintai

Bukan bermaksud memaksakan hubungan timbal balik atau untung rugi dalam sebuah jalinan cinta. Hanya saja, kalau hanya kamu terus yang selalu mencintai tanpa mendapat hak untuk dicintai, ibaratnya kamu terbang hanya dengan sebelah sayap. Kamu tak bisa terbang tinggi dan merasakan kebebasan. Memaksa untuk terbang pun hanya akan membuatmu jatuh lebih keras ke bumi.

Kadang Berpisah Bisa Jadi Keputusan Terbaikmu

Mungkin berat untuk berpisah dengan seseorang yang sebenarnya begitu kamu cintai. Tapi kalau pada kenyataannya dia jelas-jelas tak peduli padamu, perpisahan bisa jadi keputusan terbaik. Setidaknya, dengan berpisah kamu jadi punya kesempatan untuk membuka lembaran baru. Tak lagi terus merasa dirugikan dan tak dipedulikan oleh orang yang begitu kamu sayangi. (MT/Web)

Posting KomentarBlogger

 
Top