0

SBB,Mollucastimes.Com- Jelang perhelatan politik serentak yang akan digelar di beberapa Kabupaten di Maluku, seluruh bakal calon Bupati berlomba lomba untuk mendapatkan rekomendasi Partai Politik sebagai prasyarat dan sarana untuk maju dalam perhelatan politik dimaksud. 

Partai Demokrat sebagai salah satu Partai besar di Negara ini konsisten tak akan mengusung kader maupun  calon “abal abal” untuk menduduki kursi strategis pembangunan daerah (Bupati). 

Ketua DPD Demokrat Maluku, Jacobus Fredrik Puttileihalat yang ditemui Mollucastimes di Piru, mengungkapkan arah rekomendasi Demokrat, akan jatuh pada kader atau calon Bupati dan Wakil Bupati yang unggul berdasarkan ha sil survey internal Partai Demokrat. 

Dua diantara kesekian criteria yakni tingginya Popularitas dan Elektabilitas kandidat sesuai hasil survey internal Demokrat. 

Bupati SBB dua periode itu bahkan mewanti wanti tidak akan mengusung politisi “rumah kopi” yang lihai dalam sebuah retorika politik.       

 “ Kabupaten kota ini rekomendasinya di berikan harusnya kita lihat dari Ektabilitas masing masing pasangan calon itu sendiri. bukan orang orang yang suka bicara di rumah rumah kopi (politisi warung kopi) lalu mau dapat  rekomendasi,” Tandas bapak yang akrab disapa Bob itu.

Baginya, Kesuksesan Partai Demokrat Maluku dapat ditakar pada pemilihan Bupati serentak di 4 Kabupaten di Maluku. Dimana pada 4 Kabupaten tersebut para kandidat Bupati yang terpilih menjadi Bupati diusung juga oleh Partai Demokrat. 

“ Untuk 4 Kabupaten kota yang sudah selesai kan kita demokrat berhasil empat - empatnya, dan ini kita harus betul betul seleksi.  bukan berarti kita dapat 5  lagi, 4 saja sudah cukup, “ tutup Bob. (MT-05)

Posting KomentarBlogger

 
Top