0

Malra,Mollucastimes.Com- Dalam rangka menyambut anggaran APBN kucuran dana desa tahun 2016 sebesar 114 Milyar ke 190 desa di Kabupaten Maluku Tenggara dikhawatirkan akan berpotensi pada penyalahgunaan yang berdampak pada tindak pidana korupsi sehingga sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi dalam tata pengelolaan dana desa serta penyuluhan hukum kepada para kepala desa dan perangkatnya dianggap penting.

Hal ini di sampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Yunus Serang saat membuka acara Gelar Kerja Sama dengan Polres Maluku Tenggara dan Kejaksaan Negeri Tual dalam pengawasan dana desa, dan Sosialisasi Tentang Pencegahan Tindak Pidana Korupsi pada Tata Pengelolaan Dana Desa serta Penyuluhan Hukum Tentang Tindak Pidana Korupsi, bertempat di ballroom Hotel Kimson Center sabtu (18/06/2016).

Pantauan Mollucastimes. Com menyebutkan kegiatan gelar kerja sama pengawasan,penyuluhan hukum, itu di hadiri oleh 900 orang peserta terdiri dari kades dan empat perangkat dari seratus sembilan puluh desa di Kabupaten Maluku Menggara dan para camat dari sebelas kecamatan dan bpmpd kabupaten maluku tenggara berlaku sebagai moderator, Kepala BPMPD Kabupaten Maluku Tenggara, Dr Andi Safsafubun, narasumber Kepala Kejaksaan Negeri Tuaal, Bambang Marwoto, Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Agus Rianto dan Kepala PPKAD Kabupaten Maluku Tenggara, Hironimus Retobyaan.

Kapolres menyampaikan materi tentang pencegahan tindak pidana korupsi pengelolaan dana desa, Kemari Tual, Bqmbang Marwoto menyampakan materi penyuluhan hukum terkait pemanfaatan dan 
penggunaan dana desa, Kepala PPKAD, Hironimus Retobyaan menyampaikan materi terkait tata cara perencanaan dan pengelolaan dana desa di akhiri dengan sesi tanya jawab oleh para peserta dan narasumber. (MT-08)

Posting KomentarBlogger

 
Top