0
Brisbane,mollucastimes.com-Dalam upaya menjadikan Kota Ambon  tidak bermasalah dengan kemacetan, Pemerintah Kota Ambon berencana adopsi pengalaman kota maju seperti Brisbane sehubungan dengan penguaraian kemacetan.

Demikian Wali Kota Ambon  Richard Louhenapessy, SH di sela Forum Asia Pasific Cities Summit (APCS) 2019 di Gedung Convention Center Brisbane, Australia, Senin 08/07/2019.

"Pemerintah Kota Ambon akan melakukan pertemuan secara terpisah dengan Dewan Kota Brisbane untuk membahas apa solusi  yang harus dilakukan sehingga masalah kemacetan di Kota Ambon minimal dapat diuraikan. Kita semua tahu masalah kemacetan menjadi  sala satu soal utama di Kota Ambon. Karena itu, kita perlu mendapat  gambaran dari sejumlah pengalaman mereka sehingga bisa kita adopsi dan terapkan di Ambon," jelas Louehnapessy.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, R. Sapulette, ST, MT mengatakan persamaan karekteristik Kota Ambon dan Brisbane  yang dikelilingi oleh laut dapat menjadi salah satu solusi.

"Di Brisbane mereka menggunakan transportasi laut seperti CityCat, SpeedyCat maupun Feri karena geografis Brisbane juga dikelilingi sungai serta laut. Ini bisa kita adopsi sehingga tingkat kemacetan dapat diturunkan. Untuk Kota Ambon misalnya kita manfaatkan Teluk Dalam, ini dapat direkayasa untuk meminimalisir kemacetan terutama bagi pengguna kendaraan di jalan raya," beber Sapulette.

Saat ini  Dewan Kota Brisbane telah mengoperasikan sebanyak 21 Armada CityCat dan 9 Feri Monohull (termasuk City Hoppers) kemudian Jaringan 25 terminal terbentang dari The University of Queensland di St.Lucia (UQSt Lucia), hingga North Shore Hamilton. SpeedyCats ini telah diperkenalkan pada September 2018 yang menyediakan 100 layanan jam sibuk ekspres setiap minggu. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top