0
Ambon,mollucastimes.com-Guna memutuskan mata rantai penyebab HIV, Dinas Kesehatan Kota Ambon telah menginstruksikan kepada setiap Puskesmas untuk memeriksa bayi dalam kandungan secara intensif agar tidak tertular HIV.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg Wendy Pelupessy, M.Kes, Jumat 12/07/19.

"Maraknya kasus HIV ini semakin membuat kami harus berusaha menjangkau masyarakat lewat sosialisasi. Saya sudah mengedarkan instruksi kepada seluruh Puskesmas di Kota Ambon untuk memeriksakan ibu hamil secara intensif. Sebab sangat berbahaya jika si ibu menderita HIV tanpa diketahui. Pada akhirnya bayi dalam kandungan akan terjangkit HIV secara langsung," ulasnya.

Dikatakan seperti yang diketahui di lokalisasi Tanjung Batu Merah ditemukan 8 kasus HIV sementara hingga bulan Mei 2019 terdapat 40 kasus HIV.

"Semua kasus berupa  HIV bukan AIDS sehingga masih bisa dilakukan pengobatan. Tetapi jika sampai pada taraf AIDS, maka akan sulit. Saya yakin kasus yang ditemukan berupa HIV ini membuktikan bahwa masyarakat sudah mulai sadar tentang perilaku kehidupan sex yang tidak sehat dan tidak wajar. Saya juga percaya jika  terus dilakukan sosialisasi dan pendampingan maka kasus HIV ini akan berkurang," tandasnya.

Menurut dokter cantik ini, faktor penyebab HIV adalah perilaku penyimpangan seks.

"Penyimpangan seks dapat berupa seks yang berganti pasangan, kemudian melalui jarum suntik transfusi darah. Namun penyebab terbesar adalah Lelaki Seks Lelaki (LSL) dan Waria. Dapat dibayangkan jika seseorang yang telah menderita HIV kemudian  berhubungan seks lewat dubur, akan mengakibatkan  lecet. Ini merupakan jalan yang mudah bagi kuman untuk masuk ke tubuh," jelas Pelupessy

Sehubungan dengan hal tersebut  juga,  Dinas Kesehatan Kota Ambon akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama di  karaoke, penginapan serta lokasi yang memiliki potensi.

"Kita juga akan  terus bekerjasama dengan Yayasan Pelangi Maluku (YPM). Semoga dengan adanya upaya yang dilakukan, masyarakat semakin menyadari arti penting menjaga kesehatan sehingga kedepan dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, kuat dalam bingkai Kota Ambon Menuju Smart City.  (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top