0
Ambon,mollucastimes.com-Dalam upaya masuk menjadi 45 Top Inovasi Pelayanan Publik (IPP) 2019  merupakan kerja keras dari semua pihak yang akhirnya membawa Kota Ambon mendapatkan alokasi DID.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH beberapa pekan lalu sebelum akhirnya Kota Ambon yang telah lolos 99 Top IPP melaju ke 45 Top IPP.

"Kerja keras, kerja sama, satu tekad itu yang menjadi modal utama Pemerintah Kota Ambon memperoleh  berbagai penghargaan maupun award juga Top IPP ini," akunya.

Ditegaskan ayah lima anak ini, penghargaan, award maupun Top Inovasi merupakan bonus dari hasil kerja keras bersama.

"Ini hanya bonus dari kerja kita selama ini. Pemerintah Kota Ambon tidak mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dari aparatur sipil negara di lingkup Pemerintah Kota Ambon maupun masyarakat Kota Ambon secara umum. Karena itu, saya memberikan apresiasi yang cukup tinggi bagi hasil kerja kita bersama yang saling memberi dukungan," paparnya.

Lelaki berkumis ini mencontohkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID) yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Kota Ambon karena berhasil masuk 45 Top IPP 2019.

"DID itu adalah bonus yang tidak mungkin datang dengan sendirinya secara tiba-tiba. Harus ada pengorbanan, kerja keras dan berpeluh yang mengikutinya," imbuhnya.

Louhenapessy mengatakan semua keberhasilan yang telah diraih Pemerintah Kota Ambon juga tidak luput dari hasil perjalanan yang dilakukan selama ini.

"Jika kita tidak bergerak, kita akan ketinggalan jauh dari daerah lain. Karena itu, saya memberikan motivasi kepada para pimpinan OPD untuk terus melakukan inovasi. Jangan pernah berhenti melakukan hal yang positif, walaupun terkadang apa yang kita lakukan dilihat sebelah mata oleh orang. Tetapi percayalah dengan berinovasi, berkreasi, semua yang negatif akan hilang karena suka atau tidak bonus akan menghampiri kita," papar Wali Kota yang piawai berdiplomasi ini. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top