0
Jakarta,mollucastimes.com-Permintaan kemudahan bagi dokter Vlissingen yang melakukan Bhakti Sosial Kesehatan di Kota Ambon setiap tahun mendapat tanggapan positif dari Pemerintah Pusat. Hal ini ditandai dengan dukungan yang diberikan oleh sejumlah Kementerian terkait kerjasama antara Kota Ambon dan Kota Vlissingen.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Kerjasama Antar Negara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Arif Hidayat, dalam rapat koordinasi serta pembahasan revitalisasi draft Memorandum of Understanding (MoU) Pemerintah Kota Ambon dan Kota Vlissingen, di Gedung C Pusat Fasilitasi Kerjasama Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, selasa 06/08/19.

"Karena itu, kerjasama Ambon dan Vlissingen ini terutama Bhakti Sosial Kesehatan dan Pengobatan yang melibatkan tenaga dokter dalam rangka kerjasama Ambon dan Vlisingen  maupun peralatan yang dikirim dari Vlisingen, akan mendapat pengawasan khusus dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian terkait," terang Arif.

Dikatakan, kerjasama Kota Ambon dan Vlissingen merupakan kerjasama antar dua kota dan sekaligus dua negara sehingga perlu regulasi dan revitalisasi MoU sebagai pengikat.

"Dengan adanya regulasi diharapkan kerjasama yang terbina dapat berjalan sesuai dengan relnya. Sebab itu perlu penyegaran terutama dalam beberapa poin guna menghasilkan kerjasama yang lebih fleksibel. Kementerian Dalam Negeri-lah yang memiliki akses kesana bahkan setelah dilakukan penyegaran, kerjasama kedua kota dapat dilanjutkan karena telah memenuhi persyaratan," ungkapnya.

Hal ini disepakati Kasubdit Eropa Kementerian Luar Negeri, Norman. "Yang kami lihat bahwa kerjasama kedua kota ini saling menguntungkan bagi masing-masing maupun bagi perkembangan hubungan antara Indonesia dan Belanda. Bagi kami, ini adalah kerjasama terbaik lewat Sister City yang tidak hanya dari sisi politik, ekonomi, kesehatan, sosial budaya saja tetapi yang paling utama bagi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon dan Maluku secara umum," papar Norman.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy SH mengatakan hubungan kerjasama tersebut lebih dalam adalah hubungan dua saudara kembar.

"Ambon dan Vlissingen itu adalah Sister City atau saudara kembar yang saling melengkapi satu dengan yang lain. Karena itu ada banyak bidang dimana kita saling berbagi terutama untuk kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon. Kesehatan misalnya lewat Bhakti Sosial Pengobatan dan Operasi Gratis sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tidak mampu. Peningkatan sumber daya manusia lewat pertukaran pelajar dan mahasiswa, kemudian bidang sosial budaya serta pariwisata juga penunjang pembangunan di Kota Ambon. Hal lainnya adalah hubungan darah yang mengikat, sebab hampir 80 ribu orang Maluku menetap di Belanda mengartikan bahwa hubungan kita sudah sangat intim," demikian pengakuan lelaki yang piawai berpidato ini.

Draft MoU yang telah disepakati itu akan diserahkan kepada Pemerintah Vlissingen untuk ditandatangani. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top