0
Ambon,mollucastimes.com-Dalam upaya mengantisipasi ancaman bencana yang terjadi di sekitar kita, maka efektivitas penanggulangan bencana harus lebih ditingkatkan.

Demikian diungkapkan  Asisten III Administrasi Umum Setkot Ambon, Romeo Soplanit SH di sela Kampanye Pengurangan Resiko Bencana yang digelar BPBD Kota Ambon, Rabu 07/08/19.

"Kita ketahui bersama bahwa Kota Ambon merupakan salah satu wilayah rawan bencana nomor tiga secara nasional dengan indeks resiko tertinggi. Hal ini dibuktikan dengan Indeks Resiko Indonesia (IRBI) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana," ungkap Soplanit.

Atas dasar itulah, masyarakat harus menyadari ancaman bencana yang dapat terjadi kapan saja. Bahkan pihak terkait seperti BPBD harus mengefektifkan penanggulangan bencana dengan baik.

"Dengan kondisi geologis Kota Ambon yang berada pada pertemuan tiga lempeng bumi, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Pasifik, ditambah lagi Kota Ambon dilintasi oleh Ring of Fire atau Cincin Api Dunia. Ini yang membuat Kota Ambon rentan bencana baik Gempa Bumi maupun Tsunami serta Banjir," paparnya.

Diakuinya, dengan adanya kampanye penyadaran publik diharapkan masyarakat mendapat banyak pengalaman sehingga mampu mengelola resiko bencana yang akan terjadi terutama banjir.

"Banjir menjadi langganan Kota Ambon setiap kali musim hujan. Dengan kampanye ini, kita mendapat banyak pengetahuan upaya apa saja yang akan dilakukan untuk mengelola serta mengatasi bencana banjir di tengah masyarakat sehingga dapat meminimalisir resiko bencana yang terjadi," pungkas Soplanit. (MT-01)





Posting KomentarBlogger

 
Top