0
Koordinator Komunitas Mardika Peduli Gempa, Danny Pasanea
Ambon,mollucastimes.com-Ketulusan hatilah yang terus menyertai Komunitas Mardika Peduli kembali berbagi kepada para korban gempa di Kota Ambon setelah melakuka  hal yang sama pekan kemarin di Haruku-Sameth Kabupaten Maluku Tengah.

"Berbagi ini adalah ungkapan ketulusan hati kita, Komunitas Mardika Peduli korban gempa. Karena itulah kita meminta kepada basudara yang telah menerima bantuan agar tidak melihat berapa besar, berapa nilai serta berapa banyak bantuan yang kita berikan tetapi sebaliknya pandanglah  karena kita adalah sesama manusia yang hidup harus saling memperhatikan, mengasihi serta berbagi," aku Koordinator Komunitas Mardika Peduli, Danny Pasanea kepada mollucastimes.com, Jumat 18/10/19.

Berbagi di Waai, Suli Banda, Passo Transit
Dikatakan, pihaknya sangat mengerti dan turut merasakan kondisi yang menimpa korban gempa.

"Gempa yang terjadi sungguh memebuat kita semua prihatin. Tapi itulah kenyataannya, harus dihadapi bersama-sama," timpalnya.

Pasanea bersama Komunitas Mardika Peduli Selasa 15 Oktober kemarin telah berbagi kepada korban gempa Suli Banda.

"Untuk korban gempa di pengungsian Suli Banda, kita serahkan kepada  Wakil Ketua Majelis GPM Suli Banda, Empy Manuputty dikarenakan Ketua Majelis Jemaat Ibu Pdt. Rita Titaheru sementara tidak berada di tempat. Selain di penngungsian Suli Banda, kita juga membagikan di Negeri Waai yang diterima oleh Pdt. D. Siwabessy-Sopacua," jelasnya.

Pasanea mengatakan, ada dua keluarga yang dulunya tinggal di Mardika namun saat ini menetap di Negeri Waai dan di Passo, mereka juga mendapat bantuan sembako.

"Untuk di negeri Waai ini, karena mereka dulu sama-sama tinggal di Mardika dan kebetulan juga sebagai korban, kita memberikan bantuan kepada Keluarga Janeman Tahitoe. Sedangkan di Passo juga ada satu keluarga orang Mardika yang menetap sekarang di kawasan Terminal Transit  Passo yaitu Keluarga Robby Sopacua," rinci Pasanea.

Posting KomentarBlogger

 
Top