0
Wali Kota Dihadapan Kader Posyandu dan BKB Kota Ambon (09/10/19)
Ambon,mollucastimes.com-Dalam upaya mengingatkan terus kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan beredarnya berita yang tidak bertanggungawab atau hoax, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, SH memberikan penguatan kepada ratusan kader Posyandu dan PKB di Kota Ambon, Rabu 09/10/19.

"Kader Posyandu maupun PKB merupakan salah satu ujung tombak yang dapat berkontribusi bagi Pemerintah Kota Ambon terkait dengan adanya berita hoax yang marak terjadi yaitu masalah bencana gempa bumi hingga Tsunami yang akan terjadi di Kota Ambon," jelas Louhenapessy.

Dikatakan, tidak ada satu manusia di bumi ini yang mengetahui secara pasti kapan bencana itu datang.

"Selalu saya katakan dimana saja saya bicara bahwa manusia tidak memiliki hak mutlak untuk menginformasikan kapan terjadinya suatu bencana, khususnya bencana gempa bumi yang kita alami di Kota Ambon. Saya sebagai Wali Kota ataupun pihak mana saja tidak mengetahui kapan bencana itu datang. Tetapi, ada oknum yang sengaja membuat suasana lebih panik lewat informasi di media sosial," ungkapnya.

Karena itu, lanjutnya, lewat kegiatan Pembayaran Operasional Kader Posyandu & BKB Triwulan III tahun 2019 di Tribun Lapangan Merdeka, dirinya berharap, kader Posyandu maupun BKB dapat mensosialisasikan hal tersebut kepada para ibu yang datang ke Posyandu.

"Dengan demikian informasi tersampaikan minimial kepada para ibu yang datang membawa bayi ke Posyandu. Pelaksanaan dan pelayanan Posyandu serta BKB merupakan program Pemerintah melalui Kementerian terkait diantaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Karena itu, Posyandu maupun BKB memiliki peran strategis untuk menghadirkan sosok-sosok yang berkualitas dengan pemikiran yang tidak gampang terbawa arus," timpalnya.

Dirinya berharap masyarakat Kota Ambon tetap tenang, terus berdoa. "Karena hanya dengan doa Tuhan mampu menjawab semua permintaan kita. Jangan terpancing dengan berita hoax. Jika butuh informasi dapat menghubungi Posko Penanganan Bencana Gempa Bumi, jangan mempercayai berita yang tidak dapat dipertangungjawabkan. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top