0
Ketua DPRD Kota Ambon bersama Dir Kesiapsiagaan BNPB 
Jakarta,mollucastimes.com-Dalam upaya penanganan bencana gempa bumi yang melanda Kota Ambon pada 26 September dan 10 November 2019, BNPB RI memberikan perhatian serius secara maksimal.

Hal ini disampaikan Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Bambang Surya Putra di sela kunjungan Komisi I DPRD Kota Ambon, di Graha BNPB Jakarta Timur, Kamis 07/11/19.

"Pasca gempa tanggal 26 September 2019, kita sudah langsung melakukan penanganan baik terkait penanganan pengungsi, perbaikan rumah warga yang terdampak termasuk fasilitas sosial dan fasilitas umum serta infrastruktur lainnya. Kita bahkan telah melakukan koordinasi bersama Kementerian serta Lembaga terkait lannya untuk bersama-sama melihat Ambon," ungkap Surya Putra.

Dikatakan, salah satu yang dilakukan oleh pihaknya adalah bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memfasilitasi alat pendeteksi gempa.


"Ada 11 alat pendeteksi gempa atau Seismograf yang kita telah pasang tidak hanya di Kota Ambon, tetapi juga di sejumlah lokasi atau titik di Provinsi Maluku. Hal ini bertujuan untuk memperkuat sistem peringatan dini, memantau aktivitas sumber gempa/sesar Kairatu dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kota Ambon khususnya dan Maluku pada umumnya, mengingat tingginya intensitas kejadian gempa bumi di Ambon saat ini," jelasnya.

Lanjutnya, dari Direktorat Logisitik & Peralatan maupun Direktorat Rehabilitasi dan Rekonstruksi juga telah banyak melakukan upaya terkait penanganan pengungsi yang terdampak bencana gempa bumi di Ambon, juga Direktorat Penanganan Pengungsi.



"Kita telah menyiapkan langkah-langkah untuk melanjutkan kegiatan penanganan bencana yang masuk dalam fase rehabilitasi dan  rekonstruksi. Upaya terus kita lakukan terhadap penanganan dampak gempa bumi di Ambon," tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya berkoordinasi dan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dalam rangka penanganan sarana pendidikan yang terdampak serta untuk memberi penguatan terhadap Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Ambon dan Maluku.

"Bahkan yang lebih penting adalah meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat sistem peringatan dini, mengingat Kota Ambon tahun 2020 akan menjadi tuan rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB)," pungkasnya. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top