0
Ambon,mollucastime.com-Fenomena kebakaran yang terjadi di Kota Ambon akhir-akhir ini sangat memprihatinkan dan menjadi perhatian, jika ditemukan orang yang sengaja membakar hutan harus segera dilaporkan dan ditangkap.

Demikian ketegasan yang disampaikan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH di sela jamuan makan malam bersama seluruh personil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Senin 17/02/2020.

"Upaya yang harus dilakukan adalah tindakan keras bagi siapa saja yang sengaja membakar hutan. Kita tidak main-main dan masyarakat harus tahu hal ini," tegasnya.

Dikatakan, Pemerintah Kota Ambon telah melakukan koordinasi bersama pihak kepolisian untuk menangani kasus kebakaran yang disebabkan oleh ulah manusia, terutama di hutan.

"Saat ini Pemerintah Kota Ambon sudah berkoordinasi dengan Polresta Ambon dan Pulau Pulau Lease sehingga jika ada oknum yang kedapatan membakar maka harus ditangkap," timpalnya.

Lanjutnya, Kita orang Ambon ini suka 'Baterek' (becanda-red).

"Jika lihat mobil pemadam kebakaran yang datang di tempat kebakaran untuk memadamkan api, mereka senang. Tetapi sebaliknya ketika pemadam kebakaran kembali, pasti ada kebakaran baru lagi. Jadi, seakan-akan suka mempermainkan. Padahal mereka harus menyadari tugas dan tanggungjawab Pemadam Kebakaran tidak gampang," papar lelaki paru baya penerima banyak Anugerah dan penghargaan ini.

Menurutnya, pelayanan yang diberikan oleh personil Pemadam Kebakaran yang mempertaruhkan jiwa.

"Mereka ini seperti aparat keamanan yang bertugas menjaga keamanan. Jika tiba saat dibutuhkan mereka harus sigap, jam berapapun mereka harus siap. Belum lagi jika harus menempuh medan yang sulit, harus meninggalkan keluarga karena tugas. Pelayanan ini seyogyanya harus mendapat perhatian dan penghargaan, bukan sebaliknya," jelas pemimpin Kota Ambon satu dasawarsa ini.

Diakuinya akibat kebakaran membawa kerugian yang tidak kecil. "Namanya kebakaran tentunya membuat rugi berbagai pihak,, kita harus bertindak tegas mulai saat ini," tegasnya. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top