0
KadinKes Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, M.Kes
Ambon,mollucastimes.com-Hingga kini Kota Ambon pasien positif Virus Corona atau Covid-19 atau yang terkonfirmasi hanya satu orang.

Demikian ketegasan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, M. Kes, Sabtu 28/03/2020.

"Kita bersyukur bahwa kasus pasien positif di Kota Ambon hanya satu orang. Walaupun untuk keseluruhan terdapat 38 kasus dimana 34 kasus adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 3 kasus lain masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Namun demikian kita harus dan terus berupaya agar seluruh kasus ini dapat tertangani dengan baik sehingga tidak ada kasus positif," rinci Pelupessy yang merupakan anggota Gustu Kota Ambon ini.

Dikatakan, saat ini kondisi pasien 01 Ambon yang positif Virus Corona semakin membaik.

"Syukur dan Puji Tuhan, kondisi pasien 01 semakin hari semakin membaik. Kita berharap keadaannya terus berkembang dengan baik sampai sembuh total. Kini sampel pasien tersebut dalam proses pemeriksaan, jika hasil pemeriksaan negatif maka secara otomatis pasien tersebut adalah yang berhasil sembuh di Kota Ambon, Maluku," ulas wanita pemilik lesung pipi ini.

Diakuinya, dari hari ke hari tidak ada peningkatan pada kategori PDP dan pasien yang positif.

"PDP tidak meningkat dari Senin sampai Sabtu tetap 3 kasus, dan yang positif juga dari Senin hingga Jumat tetap 1," imbuhnya.

Hal lain yang menjadi dukungan, menurut ibu tiga anak ini adalah muatan doa dari masyarakat Kota Ambon yang tidak jemu mendoakan situasi dan kondisi yang terjadi.

"Sebagai orang beriman melalui doa dan ikhtiar, kita yakin dan percaya Tuhan sanggup melakukan keajaiban. Terus lakukan instruksi dari Pemerintah yaitu tinggal di rumah, jaga kesehatan, makan makanan bergizi dan bervitamin, istirahat yang cukup, olahraga, berjemur di panas matahari pagi," himbaunya.

Sebagai informasi jumlah kasus yang terjadi di Kota Ambon sejak Senin, 23/03/2020 hingga Sabtu 28/03/2020 :

Senin 17 kasus; Selasa 23 kasus; Rabu 27 kasus; Kamis 28 kasus; Jumat 33 kasus; Sabtu 38 kasus.

"Kita berharap kondisi jumlah kasus tidak bertambah lagi jika masyarakat mengikuti instruksi Pemerintah tersebut. STAY AT HOME," harapnya. (MT-01)


Posting KomentarBlogger

 
Top