0
ilustrasi obat (istimewa)
Ambon,MollucasTimes.com-Pemerintah Provinsi Maluku akhirnya memperoleh bantuan obat Corona Virus Desease 2019 atau Covid-19 dari donatur di Jakarta yang akan diserahkan kepada kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Provinsi Maluku.

Hal ini disampaikan Gubernur Maluku, Murad Ismail, Senin 01/06/2020.

"Obat Corona sekarang ini telah ditemukan dan kita kebagian 1.200 dos dari donatur di Jakarta. Satu dos masing-masing berisi 24 butir. Dan akan dikhususkan bagi bagi pasien masih tanpa gejala atau gejala ringan. Mengkonsumsi obat tersebut 3 kali dalam 1 hari. Obat ini sudah dikirimkan di beberapa negara termasuk Indonesia, dan sudah dibagikan untuk beberapa Provinsi yang ada di Indonesia salah satunya Maluku,” tandasnya.

Menurutnya, obat-obat tersebut akan dibagikan kepada rumah sakit di Maluku. "Kita akan membagikan obat tersebut kepada rumah sakit-rumah sakit di Maluku sehingga ada persediaan bagi pasien yang mengalami gejala ringan. Diharapkan  kiranya obat ini dapat menurunkan tingkat pasien yang terkonfirmasi Covid-19," jelasnya.

Diakui Ismail, tingkat pasien terkonfirmasi Covid-19 di Maluku makin meningkat.

"Setiap hari, angka semakin bertambah yang terkonfirmasi. Kita juga melihat angka pertumbuhan pasien terkonfirmasi Covid di Kota Ambon juga semakin tajam. Nah, dengan adanya obat penawar Covid-19 ini, kita semua berdoa agar angka pertumbuhan makin menurun dan kita kembali pada kondisi semula, sehat dan aman," jelasnya.

Ditambahkan, obat Covid-19 ini berasal dari Wuhan, Cina, sebagai daerah pertama kali munculnya Covid-19.

Dikutip dari pernyataan lengkap Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu terkait obat Corona, seperti yang dilansir dari CNBC Indonesia, dikatakan antivirus memang belum ditemukan tetapi ada obat untuk menyembuhkan.

"Mengenai antivirus sampai sekarang belum ditemukan dan ini yang saya sampaikan itu tadi obat. Obat ini sudah dicoba oleh 1,2,3 negara dan memberikan kesembuhan yaitu Avigan. kita telah mendatangkan 5.000 dan dalam proses pemesanan 2 juta. Kedua, Chloroquine Ini kita telah siap 3 juta, kecepatan ini yang kita ingin sampaikan kita tidak diam tapi mencari hal-hal, info-info apa yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan Covid-19," demikian Presiden Jokowi. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

 
Top