0
ilustrasi gambar APBD
Ambon,MollucasTimes.com-Terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ambon yang digosipkan dihabiskan saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tidaklah benar.

Hal tersebut ditegaskan Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan & Aset Daerah (BPKAD) Kota  Pemerintah Kota, Apries B Gaspersz, S.STP, M.Si.

"Tidaklah benar berita yang beredar di masyarakat jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ambon sebesar 20,4 (dua puluh koma empat miliar) rupiah digunakan dalam masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Ambon," bantahnya.

Menurutnya, anggaran APBD Kota Ambon memang terpakai saat PSBB ini. "Namun, bukan berarti semua anggarannya digunakan untuk membiayai PSBB," tegasnya.

Dijelaskan, anggaran APBD senilai 20,4 miliar rupiah tersebut merupakan akumulasi penggunaan anggaran sejak Covid-19 melanda Kota Ambon.

"Anggaran penanganan Covid-19 tidak secara parsial namun komprehensif dengan kata lain tidak ada pengkhususan untuk PSBB. Penyerapan anggaran selama penanganan Covid-19 secara langsung mulai dari bulan Maret hingga Juli 2020 tersebut terbagi diantaranya untuk mendukung penanggulangan kesehatan masyarakat, mendukung ketahanan pangan masyarakat, dan operasional lainnya. Karenanya seluruh pengeluaran sejak bulan Maret sampai Juli ini terakumulasi dalam anggaran tersebut," jelasnya.

Untuk bidang kesehatan, misalnya, menurut Gaspersz, anggaran yang telah digunakan sebesar Rp. 10,8 miliar.

"Sementara untuk mendukung jaring pengaman sosial ekonomi atau bantuan bahan pokok masyarakat telah digunakan anggaran sebesar Rp. 8,4 miliar dan kebutuhan pendukung lainnya terpakai Rp. 2,8 miliar," rincinya.

Dirinya berharap dengan melalui informasi yang disampaikan, masyarakat dapat memahami.

"Ini kekeliruan persepsi dan cara berpikir sehingga perlu diluruskan," pungkasnya (MT-01)










Posting KomentarBlogger

 
Top