1

Ambon,MollucasTimes.com-Tetap semangat dan antusias dalam menjalankan tugas terus diperlihatkan petugas pada Posko Perbatasan Larier–Passo walaupun di tengah terik matahari dan hujan rintik.

"Saya memberikan apresisai yang luar biasa kepada petugas di Posko ini karena mereka bekerja tidak mengenal panas atau hujan rintik. Tugas yang dilakukan dalam penerapan protokol kesehatan pada PSBB Transisi IX tetap dijalankna dengan baik," aku Ketua Posko PSBB Larier Passo, Ronald Lekransy, ST. M.Si, Kamis 12/11/20. 

Diakui Lekransy, penerapan protokol kesehatan tersebut sesuai dengan Peraturan Wali Kota Ambon.

"Kerja kita ini mengacu pada Peraturan Walikota Ambon Nomor 19 tahun 2020, tentang Pembatasan Kegiatan Orang, Aktivitas Usaha dan Moda Transportasi Dalam Penanganan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Kota Ambon, dan semua aturan perubahannya," tegasnya.

Posko mulai dibuka pada pukul 07.00 Wit dengan personil lengkap yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Dearah (BPBD), Dinas Kesehatan, POL PP, Dinas Perhubungan, Disperindag, Babinsa Passo, Raider 733, Sabhara Polda, Brimob, Polsek Salahutu dan Polsek Baguala. 

"Kegiatan kita awali dengan doa pagi bersama yang dilanjutkan dengan arahan agar dalam menjalankan tugas semua harus memiliki kekompakan dan keharmonisan serta menjadikan tugas kemausiaan  ini sebagai ibadah yang  membutuhkan niat dan keiklasan dalam menjalankan. Selain itu, kita juga diingatkan untuk melayani masyarakat dengan lemah lembut dan rasa hormat sehingga tidak terjadi konflik. Minimal kita perlakukan mereka seperti keluarga sendiri," jelas ayah satu putri ini.

Menurut Lekransy, petugas di Posko Larier-Passo tersebut terus mensosialisasikan anjuran pemerintah.

 "Sambil melakukan tugas, para petugas juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, wajib menggunakan masker, serta menjaga jarak. Sementara bagi  pelaku yang melanggar aturan protokol langsung ditindak dengan sangsi administrasi. Dengan demikian diharapkan masyarakat menyadari serta mentaati anjuran pemerintah tersebut," paparnya. 

Untuk para pelaku perjalanan dari luar Pulau Ambon seperti Seram, Saparua wajib menyiapkan hasil pemeriksaan Rapid Test. 

"Berdasarkan pengamatan kami di lapangan, masyarakat telah memiliki kesadaran yang cukup tinggi 99,9%. Hal ini dibuktikan dengan pelanggaran yang terjadi hanya 0,1%. Seemnatra persyaatan adminsitrasi seperti hasil Rapid Test hanya satu dua orang yang memiliki Rapid Test Expire. Petugas kemudian  menahan hasil Rapid Test tersebut dan menghimbau agar yang bersangkutan membuat yang baru," ceritanya.

Walaupun demikian, lanjutnya, petugas juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang bekerja di dalam Kota Ambon.

"Kita hanya mengecek Id Card atau kartu anggota  jika sedang bertugas. Selain itu juga kita menyiapkan jalur VIP bagi angota TNI/Polri/ASN/Swasta yang sedang dalam penugasan, guna mempermudah dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab," paparnya.

Sementara itu, berdasarkan data lalulintas orang per hari yang masuk ke Kota Ambon itu berkisar antara 5.600 orang hingga 7.500 orang per hari. 

"Didalamnya terdapat pelaku perjalanan dari luar Pulau Ambon seperti Seram, Saparua  rata- rata sebanyak 100 orang per hari.  Posko ini merupakan posko yang lalulintas orang menuju Kota Ambon sangat tinggi  dan membutuhkan komitmen yang kuat dari semua anggota Posko untuk terlibat secara aktif dalam penegakan protokol kesehatan," tandasnya.

Terkait dengan keluhan masyarakat dalam pelaksanaan PSSB Transisi IX ini, menurut Lekransy, hal tersebut tidak dapat dihindari.

"Masyarakat berpersepsi dengan adanya Posko, menghambat aktivitas  mereka. Tidak jarang, petugas menerima bentakan dengan suara keras dan kasar, bahkan caci maki. Namun, tidak membuat petugas putus asa dan patah semangat. Melalui doa bersama di pagi mengawali seluruh kegiatan telah membuktikan bahwa petugas tetap komitmen, tetap ramah dan berusaha melakukan yang terbaik selama pelaksanaan protokol kesehatan dalam PSBB Transisi IX ini. Kita berharap Covid segera berlalu dan semua aktivitas dapat normal kembali," pungkasnya. (MT-01)

Posting KomentarBlogger

  1. Mantap pa Kabid dan tim Posko Larier.... tetap semangat menjalankan Tugas kemanusiaan....b percaya bahwa energi positif yang ktg kzi ke masyarakat... Akan kembali positif juga kepada ktg dan keluarga.... Tuhan Yesus memberkati pa Kabid dan tim Posko Larier sllu dalam menjalankan Tugas kemanusiaan.... Bekerja dengan sepenuh hati dan ikhlas pasti hasilnya baik.... Salam sehat... Dan tetap semangat... 💖💖💖💖🙏🙏🙏🙏

    BalasHapus

 
Top