Kunjungi Peserta Bimtek, Wali Kota Ambon : SIPD & Kolaborasi Pempus dan Pemda Jadi Faktor Percepat Kemajuan

Bandung,MollucasTimes.com-Ada 2 hal yang dibutuhkan dalam upaya mempercepat kemajuan kesejahteraan masyarakat.

Demikian Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH saat memotivasi peserta Bimbingan Teknis Nasional Pedoman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa Serta Peningkatan Kapasitas Leadership Bagi Aparatur Pemerintah Desa Dalam Pembangunan Desa, Rabu 20/10/2021, di Bandung.

"Ada dua hal yang harus menjadi perhatian aparatur Pemerintah Desa yang harus sejalan dengan keinginan Pemerintah Pusat. Pertama, Sistem adalah Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), dimana pendekatan pengelolaan keuangan itu lewat pendekatan digitalisasi yang terintegrasi. Karena itulah maka pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah sekarang sangat berat. Kedua, Bagaimana dan seperti apa kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Sebab, kita harus menerapkan Pusat Data Nasional atau Satu Data 1 dalam upaya mendorong pengambilan keputusan secara bijak," jelasnya.

Ditekankan, para Aparatur Pemerintah Daerah harus terus berinovasi.

"Dalam prosesnya jika ada kesalahan yang tidak disengaja, itu lumrah. Dan belajarlah dari kesalan tersebut. Lain ceita jika sengaja melakukan kesalahan maka ujungnya beakhir di pidana," tekannya.

Kedepan, lanjutnya, tantangan yang paling berat yaitu saat  masuk pada kondisi Smart City atau Kota Cerdas. 

"Semuanya harus memahami dan mengerti Smart City baik Camat, Kepala Desa hingga Keua Saniri/BPD. Pengertian harus komprehensif sebab kita akan bersaing dengan banyak kota di Indonesia dimana Kota Ambon merupakan salah satu diantara 100 kota yang menjadi Pilot Project. Inti Kota Cerdas adalah inovatif kemudian mampu menggunakan teknologi yang harus ditransferkan ke Desa/Negeri/Kelurahan. Namun kita juga membutuhkan infrastruktur serta sumber daya manusia, ini tantangan besar. Yang jelas harus ada kolaborasi bersama baik dengan swasta mauun dengan institusi pendidikan atau akademik. Jangan selalu merasa diri yang paling hebat dan tidak membutuhkan bantuan pihak lain," jelas ayah lima anak ini.

Orang nomor satu di Kota Ambon ini mengingatkan tentang Program Studi Lapangan dalam Bimtek harus mengedukasi peserta.

"Ikuti program ini karena akan mengedukasi, membuka wawasan pikir. Minimal pendekatan ATM yaitu Amati apa yang ada di sini, Tiru apa yang bisa di tiru dan Modifikasi sesuai dengan kontekstual di daerah kita masing-masing sehingga kedepan masyarakat bisa menikmati apa yang dpelajari dalam Bimtek ini. Sebab jika pemimpin tidak siap menghadapi perubahan yang datang terus menerus maka bersiaplah untuk tersingkir. Jangan sia-siakan kesempatan ini," harapnya.

Pria paru baya yang terlihat energik ini mengungkapkan bahwa dirinya perlu memberikan motivasi kepada peserta karena Bimtek ini sanat penting.

"Kedatangan saya ini untuk memotivasi selain itu saya ingin memberikan gambaran sebagai pejabat di tingkat Desa, Negeri dan Kecamatan tentang apa yang harus dikerjakan selain persoalan-persoalan teknis, dan prinsip yang telah dijelaskan oleh penyelenggara kegiatan. Semoga motivasi saya ini dapat diterima dengan bijak demi mensukseskan visi misi Pemerintah Kota Ambon yaitu Ambon yang harmonis dan juga terkait Smart City," pungkasnya. (MT-01)


Label:

Posting Komentar

[facebook][blogger]

Ok

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget